6 Olahraga Untuk Perbaiki Postur Tubuh Bungkuk Layak Dicoba

Seiring dengan bertambahnya usia, postur tubuhmu akan semakin membungkuk. Apalagi kalau kamu sering melakukan kebiasaan buruk, seperti duduk berlama-lama di depan laptop. Nggak usah nunggu sampai tua, beberapa tahun lagi aja kamu dapat beresiko mengalaminya!  Tapi, mumpung sekarang kamu masih bisa bergerak dengan luwes, lakukan olahraga untuk perbaiki postur tubuh bungkuk berikut!

Olahraga Untuk Memperbaiki Postur Tubuh Bungkuk

Pernah denger kifosis, nggak? Orang yang mengalaminya memiliki tulang belakang yang melengkung ke depan, melebihi batas normal. Jadi, postur tubuh mereka terlihat membungkuk. Kondisi ini dialami oleh 20-40% orang tua. Tapi, nggak bisa dipungkiri kalo sekarang anak-anak muda pun beresiko untuk mengalaminya.

Pada umumnya, kifosis disebabkan oleh sikap tubuh yang buruk atau kelainan dari lahir. Penelitian yang diterbitkan dalam Osteoporosis Internasional menemukan bahwa latihan penyambungan tulang belakang yang dilakukan sebanyak 3 kali per minggu selama setahun bisa memperbaiki kondisi tersebut. Nah, berikut beberapa olahraga yang bisa kamu lakukan guna memperbaiki postur tubuh yang buruk:

1.     Wall Slides

Metode pertama yang dapat kamu lakukan untuk memperbaiki postur tubuh yang buruk ialah peregangan dada. Awali dengan berdiri tegak dengan punggung menempel sejajar pada dinding. Tapi, beri sedikit jarak antara telapak kaki dengan dinding.

Kemudian, regangkan tulang dada dengan menekan punggung ke dinding yang datar seraya menekuk lutut. Letakkan kedua punggung tanganmu di dinding. Lalu, geser tubuhmu ke kiri. Ketika melakukannya, kamu harus dapat merasakan peregangan yang terjadi di area dada dan bahu. Selanjutnya, tahan posisi itu selama beberapa detik, baru ganti ke posisi kanan.

2.     Upper Back

Sesuai dengan namanya, latihan yang satu ini fokus pada upper back atau punggung bagian atas. Untuk melakukannya, kamu membutuhkan busa rolling. Letakkan busa tersebut di bawah tulang belikat. Tekuk lututmu dan pastikan kakimu mencapai lantai.

Kemudian, taruh kedua tangan di belakang kepala. Angkat pelan-pelan. Setelah itu, naik-turunkan pinggul selama 10-15 detik. Ulangi dari awal.

3.     Doorway Stretch

Olahraga untuk perbaiki postur tubuh bungkuk berikutnya adalah doorway stretch. Sesuai namanya, gerakan ini memanfaatkan pintu sebagai titik tumpu untuk menahan berat tubuh. Buka pintu dan berdiri lah di tengah-tengahnya. Kemudian, angkat kedua lenganmu ke kiri dan kanan kerangka pintu sembari menekuk siku hingga 90 derajat.

Lalu, langkahkan salah satu kakimu ke depan. Pegang kerangka pintu erat-erat seraya mendorong tubuhmu ke depan sampai kamu bisa merasakan peregangan di dada. Tahan selama 10 detik dan mulai lagi.

4.     Prone Y

Kamu dapat memulai olahraga ini dengan membaringkan tubuh di atas lantai atau matras. Luruskan posisi kaki dengan bahu. Kemudian, angkat kedua lenganmu hingga tubuh membentuk huruf ‘Y’. Tahan selama 5-10 detik dan mulai lagi dari awal.

5.     Resistance Band Row

Saat ke gym, kamu dapat melakukan latihan ini dengan bantuan alat mesin kabel elastis. Tapi, kamu juga bisa menggunakan tali sebagai media yang dibuat seperti cara kerja mesin kabel. Pertama-tama, berdiri lah dengan kedua tangan memegang resistance band. Lalu, tarik band dan usahakan posisi kepala, bahu serta punggung tetap lurus. Lakukan sebanyak tiga set.

6.     Pose Kobra

Sama dengan namanya, pose ini mirip seperti pose ular kobra. Di samping dapat memperkuat tulang belakang, pose kobra bisa mewujudkan keinginanmu untuk mengecilkan perut. Baringkan lah tubuhmu dalam keadaan menelungkup. Sejajarkan perut dengan lantai dan pastikan kedua tanganmu ada di bawah bahu. Arahkan jari-jari ke depan dan rapatkan kaki.

Lalu,dekatkan siku dengan sisi tubuh dan sentuhkan ke kedua tulang belikat. Kemudian, stabilkan punggungmu dengan mengencangkan otot-otot perut. Setelah itu, angkat dadamu perlahan dan dongakkan leher. Tahan selama 10 kali tarikan napas sebelum diturunkan. Ulangi gerakan sebanyak 3 set.

Dengan menerapkan olahraga untuk perbaiki postur tubuh bungkuk di atas secara rutin, kamu nggak cuma bisa mendapatkan postur tubuh yang tegap, melainkan berbagai manfaat kesehatan secara keseluruhan. Variasikan gerakannya supaya nggak bosan!

Beragam Manfaat Gerakan Zumba Untuk Kesehatan Fisik dan Mental yang Bisa Kamu Rasakan

Selama ini, olahragamu ngapain aja? Apakah cuma jogging, senam, nge-gym atau yoga? Seperti yang kita tahu, jenis gerakan dalam olahraga itu bervariasi. Kalo kamu ngelakuin gerakan yang sama terus, tentu bakal bosan. Alhasil, kamu jadi ogah-ogahan buat berolahraga. Jika demikian, berarti udah waktunya kamu nyobain gerakan olahraga yang berbeda. Zumba bisa jadi alternatifnya, loh! Di samping dapat menurunkan berat badan, ada banyak sekali manfaat gerakan zumba untuk kesehatan fisik dan mental. Apa saja kah itu?

Manfaat Zumba Untuk Kesehatan

Zumba adalah sebuah latihan kebugaran yang dewasa ini makin populer. Sebab, olahraga yang berasal dari Columbia itu dinilai nggak hanya efektif untuk membakar kalori, melainkan sangat menyenangkan buat dilakukan.

Zumba sendiri merupakan olahraga yang memadukan antara elemen tarian dan aerobik dengan berbagai gaya yang terinspirasi dari Amerika. Gerakan-gerakan dansa, seperti salsa, cha-cha, tango hingga flamenco dengan iringan musik yang ceria tentunya bakal membuatmu semakin bersemangat. Selain nurunin berat badan, berikut manfaat dari gerakan Zumba yang perlu kamu tahu:

1. Memperbaiki Postur Tubuh

Seiring bertambahnya umur, postur tubuh seseorang semakin berubah. Dari yang awalnya tegak, jadi membungkuk. Apalagi kalau orang tersebut nggak pernah berolahraga dan sering melakukan kebiasaan yang bisa mempengaruhi postur tubuh.

Kalo kamu pengen punya bentuk tubuh yang tegak dan bagus, meski usia semakin bertambah, Zumba lah solusinya. Gerakan Zumba bisa melatih sekaligus meregangkan sendi serta membuat hampir seluruh otot tubuh bergerak. Sehingga, ketegangan pada tubuh pun berkurang.

Dengan tubuh yang lebih rileks dan fleksibel, tentu postur tubuhmu bakal lebih baik. Kamu pun juga terhindar dari resiko cedera pada sendi dan otot.

2. Full Body Workout

Sebagai latihan kebugaran yang berbentuk tarian, Zumba termasuk full-body workout. Sebab, seperti yang telah disebutkan, olahraga ini menggerakkan hampir semua bagian otot pada tubuh. Beda sama gerakan gym workout yang melatih tiap-tiap otot secara bergantian. Dengan demikian, workout pun jadi lebih efisien dan tubuhmu bakal terbentuk dengan baik.

3. Meningkatkan Kemampuan Koordinasi Tubuh

Manfaat gerakan Zumba untuk kesehatan fisik dan mental yang berikutnya nggak hanya bisa kamu rasakan saat ini, melainkan ketika telah bertambah tua nanti. Gerakan Zumba yang multitasking akan membantu meningkatkan kemampuan koordinasi tubuh dan menjaga agar tubuh selalu dalam bentuk serta kondisi yang prima.

Dengan kemampuan koordinasi tubuh yang meningkat, tubuhmu bakal terlindungi dari berbagai kondisi berbahaya yang dapat menghampiri.

4. Meningkatkan Rasa Percaya Diri

Nggak pede sama bentuk tubuhmu yang semakin membengkak? Jangan khawatir! Kamu dapat melakukan gerakan Zumba untuk membantu menghilangkan lemak-lemak yang ada dalam tubuh dan membut penampilanmu jadi lebih oke! Kapan lagi bisa menguruskan badan dengan cara yang menyenangkan?

Tidak cuma soal penampilan, Zumba juga bisa bikin seseorang merasa lebih nyaman dengan dirinya sendiri. Sehingga, kepercayaan diri pun meningkat. Ditambah, perubahan yang bisa dirasakan secara langsung pada suasana hati atau mood yang semakin membaik. Hal itu secara nggak langsung bikin kamu jadi berani tampil pede.

5. Mengurangi Anxiety

Sering merasakan anxiety? Coba ubah lifestylemu! Dengan menerapkan gaya hidup sehat, kamu bisa mengurangi dan mengelola rasa cemas dalam diri. Misalnya, dengan mendapatkan tidur yang berkualitas, melakukan meditasi, berolahraga secara rutin dan mengonsumsi makanan-makanan bergizi.

Nah, jenis olahraga yang paling cocok dilakukan buat kamu yang sering merasa cemas ialah Zumba. Perpaduan antara musik dengan berbagai gerakan tarian bisa membuat pikiran serta tubuhmu jadi lebih baik.

Tuh, banyak, kan ternyata manfaat gerakan zumba untuk kesehatan fisik dan mental. Kamu nggak cuma bisa punya bentuk tubuh yang ideal dalam waktu singkat, tapi juga terhindar dari anxiety. Cobain, deh! Banyak, kok, tarian zumba yang ada di Youtube dan dapat kamu ikuti!

9 Tips Mencegah Sembelit Ketika Bepergian Ini Bisa Kamu Lakukan Agar Perjalanan Tidak Terganggu

Sembelit di tengah perjalanan? Pasti nggak mengenakkan banget, kan? Mau ngapa-ngapain serba nggak nyaman. Bahkan, untuk sekadar memejamkan mata sejenak saja pun mungkin tidak bisa. Alhasil, ketika sampai di tujuan, bukannya semangat, tubuhmu malah tambah lemas.

Gimana kalo abis itu kamu harus ketemu klien atau menuju lokasi destinasi wisata yang tiketnya sudah dibooking jauh-jauh hari? Tentu aktivitasmu jadi kurang maksimal. Supaya nggak terkena ‘musibah’ tersebut, lakukan beberapa tips mencegah sembelit ketika bepergian di bawah ini!

Mencegah Sembelit Saat Bepergian

Kamu pasti pernah, bukan, mengalami sulit buang air besar saat melakukan perjalanan ke suatu tempat, baik menggunakan kendaraan pribadi maupun transportasi umum. Biasanya karena duduk terlalu lama atau mengurangi makan dan minum supaya nggak wara-wiri ke kamar mandi.

Akibatnya, kamu jadi terkena sembelit dan nggak nyaman selama di perjalanan. Tapi, tenang, beberapa tips untuk mencegahnya, yakni:

1. Sarapan dengan Menu Makanan yang Sehat

Apakah kamu termasuk orang yang punya kebiasaan buang air besar di pagi hari? Jika iya, kamu bisa memanfaatkannya untuk mencegah sembelit dengan sarapan terlebih dulu sebelum berangkat. Tapi, pastikan untuk memilih menu sarapan yang sehat supaya sistem pencernaanmu nggak terganggu. Misalnya, mengonsumsi makanan dengan kandungan lemak untuk memicu divestasi hormon yang dapat memudahknmu BAB.

2. Perbanyak Minum Air Putih

Di antara sekian penyebab sembelit, dehidrasi adalah salah satunya. Yang terjadi saat kekurangan cairan ialah tubuhmu akan menjaga keseimbangan air dengan cara menyerapnya dari usus. Sehingga, mengakibatkan tekstur feses jadi lebih keras dan bikin kamu sulit BAB.

Oleh karenanya, supaya tubuh terhidrasi, kamu wajib memperbanyak minum air putih, jus buah atau cairan bening seperti kuah sup. Dengan begitu, fesesmu akan lebih lunak dan BAB pun jadi lebih lancar.

Penyuka susu? Hindari dulu, deh, mengonsumsinya selama bepergian. Sebab, minuman ini bisa picu sembelit. Selain susu, beberapa minuman lainnya, seperti teh, kopi, cola dan minuman beralkohol juga harus dihindari selama perjalanan, sebab akan membuatmu lebih cepat haus serta dehidrasi.

3. Jangan Tahan BAB

Menahan buang air kecil dan buang air besar adalah kebiasaan buruk yang kerap dilakukan ketika tengah bepergian. Biasanya, kamu rela nahan BAB karena males buat minggirin kendaraan dan pengen lekas sampai ke tujuan. Alasan lainnya, yaitu safe toilet syndrome alias nggak nyaman kalo harus  menggunakan toilet umum.

Padahal, kalo hasrat tersebut kamu tahan-tahan malah bikin sembelit jadi makin parah, loh! Sebab, feses yang ada dalam usus bakal mengeras dan membuatmu sulit untuk BAB. Maka dari itu, segera lah pergi ke kamar mandi setiap kali kamu merasa ingin BAB agar tidak menyebabkan sembelit yang justru mengganggu perjalananmu.

4. Minum Air Hangat

Selain sarapan, ini, nih, tips mencegah sembelit ketika bepergian yang nggak kalah ampuh. Mengonsumsi minuman hangat di pagi hari bisa membantu melunakkan feses dan melancarkan rutinitas BAB-mu sehari-hari.

Kalo kamu terbiasa minum kopi di pagi hari, seharusnya kamu terhindar dari sembelit. Soalnya, kopi mengandung zat yang bisa menstimulus gerakan usus dan memperlancar BAB. Tapi, seperti yang telah disebutkan, kamu nggak dianjurkan untuk minum kopi selama perjalanan guna mencegah dehidrasi.

5. Konsumsi Makanan Berat Dibanding Camilan

Saat bepergian, sebagian dari kamu pasti lebih memilih untuk mengonsumsi camilan karena lebih ringan dan praktis. Mungkin menurutmu nggak masalah, asal perut kenyang dan perjalanan nggak terganggu.

Padahal, sistem pencernaanmu nggak mendeteksinya sebagai makanan harian. Sehingga, dibanding makanan berat, camilan nggak bisa merangsang gerakan usus buat mendorong feses keluar. Ini lah yang menyebabkan kamu rentan mengalami sembelit. Lebih baik, sebisa mungkin pilih lah makanan berat dibanding sekadar menyantap camilan.

6. Hindari Makanan Cepat Saji

Sama dengan camilan, makanan cepat saji atau junkfood emang praktis buat dikonsumsi saat bepergian. Tapi, sayangnya, makanan ini minim serat dan kandungan nutrisi yang tentunya bikin kamu kesulitan buat BAB. Oleh karena itu, hindari lah makanan-makanan, seperti pizza, ayam goreng, keripik, makanan yang dipanggang dan semacamnya.

Lebih baik, konsumsi lah yoghurt karena minuman ini mengandung probiotik yang baik untuk melancarkan sistem pencernaan. Kamu juga dapat memakan oatmeal atau lean meat untuk menghindari sembelit selama perjalanan.

7. Memperbanyak Asupan Serat

Serat adalah nutrisi yang paling baik untuk mencegah sembelit. Sebab, kandungan gizi yang satu ini bermanfaat untuk melancarkan kontraksi usus, sehingga memudahkan feses untuk keluar. Sumber serat yang dapat kamu pilih, di antaranya sayuran, buah-buahan, gandum utuh dan roti.

Tapi, jangan mengonsumsi buah dan sayuran yang masih mentah, ya, karena rentan dengan bakteri yang menyebabkan diare. Sebelum berangkat, siapkan buah dan sayuran dari rumah. Lebih higienis dibanding membelinya di perjalanan.

8. Melakukan Peregangan Ringan

Perjalanan jarak jauh tentu bikin kamu lebih banyak menghabiskan waktu untuk duduk. Nggak hanya membuat ruang gerakmu terbatas, hal itu lama-kelamaan bisa bikin kamu ngalamin konstipasi. Guna menyiasatinya, lakukan peregangan ringan sebelum berangkat.

Misalnya, dengan menjelajahi stasiun sembari menunggu kereta datang. Namun, kalau kamu mengendarai mobil, istirahat lah sebentar dan lakukan gerakan-gerakan ringan agar badanmu nggak pegal-pegal.

9.Tetap Tenang dan Rileks

Berada terlalu lama di perjalanan seringkali membuat kamu mudah lelah dan stress. Apalagi, kalau dilanda kemacetan yang nggak kunjung selesai. Kamu perlu berhati-hati, sebab stress tersebut bisa mempengaruhi sistem pencernaan, loh!

Untuk mengatasinya, kamu dapat mendengarkan musik, bermain game di ponsel, membaca buku favorit atau melakukan latihan pernapasan. Jika pikiranmu tenang dan rileks, sembelit pun bisa dihindari.

Sembelit pas lagi nge-trip emang nggak enak. Apalagi kalo nggak segera sampai di lokasi tujuan. Yang ada malah stress dan bikin sembelitmu makin parah. Untuk meminimalisir hal itu, terapkan tips mencegah sembelit ketika bepergian di atas!

Sederet Manfaat Minum Kopi Setiap Hari yang Harus Kamu Tahu! Ternyata Minuman Hitam Itu Bisa Melawan Berbagai Penyakit, Loh!

Gemar minum kopi? Kamu beruntung karena kebiasaan itu ternyata berdampak baik buat kesehatan. Mungkin yang kamu tahu selama ini, kopi hanya mampu menjadi obat ketika rasa kantuk melanda. Padahal, banyak manfaatnya yang tak terduga. Secangkir kopi hitam nggak cuma bisa menahan mata buat tetap melek dan memulihkan energi tubuh, melainkan melindungi tubuh dari serangan beragam penyakit, terutama bila dikonsumsi setiap hari. Nah, selengkapnya tentang manfaat minum kopi setiap hari dapat kamu simak di bawah ini!

Beragam Manfaat Meneguk Kopi Setiap Hari

Bagi para pecinta kopi, kayaknya kurang afdol kalau tidak menyesap secangkir kopi sehari saja. Terutama buat kamu yang setiap pagi minum secangkir kopi untuk menambah energi sebelum menjalani aktifitas.

Ternyata kebiasaan tersebut memiliki dampak positif, loh! Bahkan, ada bukti ilmiah yang memperkuatnya. Nah, berikut manfaat yang bisa kamu peroleh dari minum kopi secara rutin:

1. Meningkatkan Energi dan Kecerdasan Otak

Kandungan stimulan pada kopi yang bernama kafein dipercaya mampu mempengaruhi kinerja otak. Nggak cuma itu, senyawa tersebut juga diyakini dapat menambah energi dan meningkatkan kesadaran serta mood seseorang. Sehingga, wajar bila banyak yang mengonsumsi kopi untuk menggugah semangat dan mengusir rasa kantuk ketika sedang bekerja.

Tapi, jangan berlebihan, ya! Sebab, terlalu banyak mengonsumsi kafein bisa berdampak buruk bagi kesehatanmu.

2. Menjadi Sumber Antioksidan

Dibandingkan teh hijau dan coklat, tingkat aktifitas antioksidan pada kopi ternyata jauh lebih tinggi, loh! Pada biji kopi yang belum diolah, misalnya. Para ahli menemukan ada sekitar 1.000 antioksidan di dalamnya. Ratusan lainnya berkembang ketika biji tersebut dipanggang.

Hal itu membuat kopi menjadi bahan dan sumber utama antioksidan. Tahu, kan, apa manfaat antioksidan? Ya, senyawa itu berperan dalam menangkal radikal bebas, sehingga bikin kamu nggak gampang sakit.

3. Membantu Menurunkan Berat Badan

Beberapa penelitian telah membuktikan bahwa kafein yang terdapat dalam secangkir kopi sangat efektif untuk meningkatkan proses metabolisme tubuh hingga 3-11%. Penelitian lain juga nemuin kalau kafein bisa membantu pembakaran lemak sampai 10% pada orang yang mengalami obesitas dan 29% pada mereka yang tidak memiliki masalah tersebut.

Jadi, nggak heran bila sekarang banyak dijumpai produk pelangsing atau suplemen diet yang berbahan baku kopi.

4. Menurunkan Resiko Diabetes Tipe 2

Berdasarkan penelitian yang dilakukan cukup lama di Yunani, minum kopi dapat menurunkan resiko diabetes tipe 2 hingga 54%. Kopi mengurangi kadar protein amyloid dalam darah yang berkaitan dengan penyakit tersebut.

Penelitian lain menyebutkan bahwa resiko terkena diabetes bakal menurun sampai 7% pada kamu yang mengonsumsi secangkir kopi setiap hari. Studi epidemiologi juga melaporkan, peminum berat kopi, yakni mereka yang mengonsumsi empat atau lebih cangkir kopi per harinya, punya resiko 50% lebih rendah terkena diabetes dibanding peminum kopi ringan atau mereka yang nggak minum kopi sama sekali.

5. Melindungi Organ Hati

Manfaat minum kopi setiap hari yang berikutnya, yaitu menjaga kesehatan organ hati. Seperti yang kita tahu, hati merupakan salah satu organ yang paling penting dalam tubuh. Organ tersebut berperan dalam menetralisir racun, menghasilkan cairan empedu yang berguna untuk pencernaan dan fungsi lainnya.

Selayaknya organ tubuh yang lain, hati juga bisa terserang penyakit, di antaranya hepatitis dan sirosis alias kerusakan organ hati akibat terbentuknya jaringan parut. Nah, kopi ternyata dapat melindungi hati dari penyakit tersebut. Kamu yang meneguk empat cangkir kopi atau lebih per harinya memiliki resiko 80% lebih rendah untuk terkena sirosis.

6. Meredakan Depresi

Mengonsumsi kopi dipercaya bisa mengurangi gejala depresi dengan cara memicu pelepasan endorfin. Penelitian dalam World Journal of Biological Psychiatry juga membuktikan bahwa kopi hitam sangat efektif untuk meningkatkan harapan hidup penderita depresi.

Selain itu, studi yang dilakukan oleh Harvard menemukan, perempuan yang mengonsumsi setidaknya dua cangkir kopi per hari memiliki resiko 15% lebih rendah untuk mengalami depresi. Sedangkan jika mereka meminum empat cangkir kopi atau lebih per hari, resiko tersebut bakal berkurang hingga 20%.

7. Mencegah Asam Urat

Beberapa penelitian menemukan bahwa pria maupun wanita yang mengonsumsi kopi secara teratur dapat terhindar dari resiko asam urat. Wanita yang meminum lebih dari empat cangkir kopi per hari mempunyai resiko 57% lebih rendah untuk terkena asam urat, sedangkan pria yang meminum 4-5 cangkir kopi per hari resikonya bakal turun hingga 40%.

8. Menghambat Pertumbuhan Sel Kanker

Menurut penelitian, pria yang minum kopi secara rutin beresiko lebih rendah untuk terkena kanker prostat. Sementara itu, penelitian lain menunjukkan bahwa wanita yang meminum empat atau lebih cangkir kopi setiap hari punya resiko 25% lebih rendah untuk terserang kanker endometrium dibandingkan mereka yang mengonsumsinya kurang dari satu cangkir per hari.

9. Menurunkan Resiko Alzheimer

Meminum kopi secara teratur bisa memberi stimulus pada aktivitas otak dan memori, loh! Kebiasaan tersebut juga bermanfaat buat nyegah penurunan kognitif yang dikait-kaitkan dengan penyakit Alzheimer. Dalam sebuah penelitian, ditemukan bahwa meneguk 3-5 cangkir kopi per hari bisa menurunkan resiko terkena Alzheimer hingga 65%.

Meski ada banyak manfaat minum kopi setiap hari, kamu nggak boleh lantas memaksakan diri buat mengonsumsi minuman tersebut. Apalagi buat kamu yang nggak terbiasa minum kopi dan mengalami efek samping, seperti nyeri ulu hati, gangguan pencernaan hingga peningkatan denyut jantung serta tekanan darah.

Mari Kenali 8 Manfaat Lobster Untuk Kesehatan! Nggak Hanya Enak, Seafood Ini Juga Menyehatkan, Loh!

Siapa, sih, yang nggak tahu lobster? Hewan laut yang juga dikenal sebagai udang raksasa ini punya rasa yang gurih dan lezat. Apalagi, kalau dimasak dengan kuah asam manis. Hmm, bikin air liur menetes! Ditambah, daging lobster emang lebih lembut dan gurih dibanding udang jenis lainnya.

Sama kayak hewan laut lainnya, lobster juga kaya akan berbagai kandungan gizi, terutama protein. Nah, kandungan gizi tersebut lah yang membuat lobster sangat baik dikonsumsi. Ketahui, yuk, manfaat lobster untuk kesehatan lewat ulasan berikut!

Manfaat Lobster Bagi Kesehatan

Bagi yang gemar makan seafood tentu nggak asing dengan lobster. Apalagi menu dengan bahan utama lobster emang jadi andalan di berbagai restoran seafood. Gimana enggak, bentuk, ukuran dan rasa daging hewan tersebut memang sangat menggugah selera. Mengundang kamu buat mencicipinya!

Dibalik kenikmatan lobster, tersimpan beragam kandungan gizi yang baik untuk kesehatan tubuhmu, salah satunya protein. Dalam secangkir daging lobster yang ditumis, terdapat jumlah protein yang cukup banyak, yakni sekitar 28 gram. Protein ini berguna untuk membantu pertumbuhan anak. Selain itu, lobster juga mengandung aneka vitamin, mineral dan omega-3 yang nggak kalah baik manfaatnya.

Di samping manfaat yang telah disebutkan, apa saja, sih, keuntungan mengonsumsi lobster untuk kesehatan?

1. Membantu Pembentukan Sel Baru

Protein dalam lobster memang memiliki segudang manfaat, di antaranya membantu proses pembentukan sel baru dan mengganti sel-sel yang rusak akibat luka memar serta lebam. Protein tersebut membuat luka yang kamu alami jadi lebih cepat sembuh.

2. Baik Bagi Perkembangan Sel Otak

Kandungan omega-3 pada lobster bisa menstimulus pertumbuhan dan perkembangan sel otak. Sehingga, sel otak dapat bekerja dengan maksimal. Menurut penelitian, anak yang mengonsumsi makanan dengan kandungan omega-3 punya ingatan yang lebih tajam, loh!

3. Bantu Menyembuhkan Peradangan

Asam Arakhidonat (AA) atau yang kerap disebut sebagai omega-6 merupakan salah satu kandungan yang dimiliki lobster. Nah, kandungan tersebut bekerja sama dengan omega-3 (DHA dan EPA) untuk memproduksi prostaglandin. Dengan bantuan omega-6, prostaglandin mampu membantu menyembuhkan peradangan.

4. Menyehatkan Kulit

Manfaat lobster untuk kesehatan berikutnya sehubungan dengan kulit kamu, nih! Jadi, dalam hewan itu terkandung berbagai jenis vitamin, di antaranya vitamin A dan vitamin E. Tentu kamu udah tahu kalo kedua vitamin tersebut bermanfaat untuk merawat sekaligus menjaga kelembaban kulit. Sehingga, kulit kamu bakal terlihat cantik dan sehat.

5. Membantu Pertumbuhan Tulang dan Gigi

Mineral yang terdapat pada lobster, seperti kalsium dan fosfor berguna sekali untuk menyokong pertumbuhan tulang dan gigi. Selain itu, keduanya berperan juga dalam memperbaiki struktur tulang serta gigi yang telah rusak.

6. Menstabilkan Jantung

Selain bermanfaat buat otak, kandungan omega-3 dalam lobster juga sangat baik untuk organ jantung. Omega-3 dipercaya mampu meringankan kelainan jantung pada penderita penyakit jantung, loh!

7. Mengurangi Resiko Stroke

Omega-6 nggak hanya dapat mempercepat penyembuhan radang, tapi juga membantu mempertahankan kelenturan dinding pembuluh darah. Sehingga, resiko terkena penyakit jantung koroner dan stroke dapat diminimalisir.

8. Mencegah Penyakit Kwashiorkor

Mengonsumsi lobster bisa menghindarkan kamu dari penyakit kwashiorkor atau yang berhubungan dengan malnutrisi. Kwashiorkor sendiri ditandai dengan perut membuncit dan tangan serta kaki kurus-kering. Kondisi tersebut disebabkan oleh kurangnya asupan gizi, terutama protein.

Pasti setelah mengetahui bahwa ada beragam manfaat lobster untuk kesehatan, kamu yang selalu berdiri di barisan paling depan ketika seafood tersebut disajikan tersenyum bahagia. Buat kamu yang belum pernah mengonsumsinya, coba, deh, mulai sekarang. Tapi, pastikan kamu nggak punya alergi seafood, ya!

6 Kebiasaan Sehat yang Justru Berbahaya Bagi Pencernaan Berikut Harus Kamu Kurang-kurangi Kalo Kamu Sayang Sama Ususmu!

Apakah kamu masih konsisten dengan pola hidup dan pola makan yang teratur? Tidak ada alasan bagimu untuk berhenti melakukan itu karena semakin sering kamu menerapkannya, semakin meningkat pula kualitas hidupmu.

Tapi, tahu kah kamu bahwa di antara semua hal tersebut, tanpa disadari ada beberapa kebiasaan sehat yang justru berbahaya bagi pencernaan, loh! Kebiasaan-kebiasaan itu berpotensi merusak usus dan pencernaan kamu. Sehingga, dapat menyebabkan sembelit, sistem pencernaan tidak lancar dan sebagainya.

Kebiasaan Sehat yang Malah Membahayakan Pencernaan

Usus adalah salah satu bagian tubuh yang punya peran penting bagi kesehatan secara menyeluruh. Nggak hanya membantu menyerap nutrisi dari makanan, usus pun memiliki pengaruh besar terhadap kekuatan imun kamu.

Namun, usus juga dapat terserang berbagai penyakit, misalnya sembelit dan diare. Penyebabnya bisa jadi karena sering mengonsumsi makanan yang kurang higienis atau melakukan kebiasaan-kebiasaan tertentu. Meskipun dinilai sehat, kebiasaan berikut nggak jarang bikin seseorang bermasalah dengan penyakit pencernaan, loh!

1. Mengonsumsi Terlalu Banyak Serat

Makanan berserat, kayak sayuran, buah-buahan, gandum dan kacang-kacangan emang sangat baik buat kesehatan. Beragam manfaatnya, antara lain mengurangi resiko hipertensi, stroke dan penyakit hati serta mengatasi berbagai masalah pencernaan.

Tapi, kamu harus sebisa mungkin membatasi konsumsinya, ya, agar tidak mengakibatkan gangguan pada usus. Apalagi kalo kamu udah mulai sering ngalamin sembelit.

2. Berlebihan dalam Mengonsumsi Protein

Diet protein, menurut University of Michigan Health System, bisa membantu proses pembentukan serta pemulihan jaringan tubuh, seperti otot dan kulit. Protein juga dipercaya mampu memperkuat dan meningkatkan kesehatan tulang.

Akan tetapi, seorang ahli gastroentorologi dari klinik Cleveland Christine Lee mengatakan sebaliknya. Menurutnya, mengonsumsi protein secara berlebihan justru dapat menghambat penyerapan karbohidrat yang mengakibatkan tubuh kekurangan serat. Sehingga, kamu mungkin akan mengalami kondisi, seperti sembelit, perut kembung atau bahkan penyumbatan pada usus.

3. Mengonsumsi Suplemen

Apakah kamu termasuk orang yang rutin mengonsumsi vitamin? Jika iya, ketahui lah bahwa beberapa vitamin dan suplemen, seperti zat besi serta magnesium bisa menimbulkan masalah pada sistem pencernaan, terutama bila dikonsumsi dalam dosis tinggi.

Menurut ketua pengawas medis sekaligus pendiri PlushCare, James Wantuck, suplemen zat besi dapat menyebabkan sembelit pada beberapa kasus. Berdasarkan laporan ODS (Office of Dietary Supplements), terlalu banyak mengonsumsi magnesium dari suplemen juga bisa sebabkan seseorang alami diare.

4. Mengonsumsi Probiotik

Produk dengan kandungan probiotik umumnya memang aman dikonsumsi. Tapi, nampaknya probiotik nggak selalu membawa manfaat positif bagi tubuh. Bahkan, ada penelitian yang menunjukkan bahwa probiotik dapat memicu sembelit, perut kembung, mual hingga diare.

5. Bangun Lebih Pagi Untuk Berolahraga

Kebiasaan sehat yang justru berbahaya bagi pencernaan berikutnya adalah bangun pagi-pagi untuk berolahraga. Meski kedengarannya menyehatkan, kebiasaan tersebut ternyata dapat mengganggu siklus tidur dan memberikan efek buruk bagi suhu tubuh serta pencernaan.

Sebuah riset yang dilakukan pada tahun 2014 menunjukkan gangguan pola tidur bisa menyebabkan masalah pada pencernaan, di antaranya refluks, radang usus hingga kanker saluran cerna. Solusinya, kamu harus mengatur jadwal olahraga yang tepat supaya nggak mengganggu jam tidur.

6. Lari Jarak Jauh

Olahraga lari emang punya banyak manfaat buat kesehatan. Bahkan lari selama satu menit per hari aja bisa meningkatkan kesehatan tulang, loh, khususnya bagi perempuan. Tapi, beberapa orang kadang merasa ingin buang air besar ketika melakukannya.

Menurut Edward Laskowski, seorang ahli kesehatan olahraga, diare merupakan penyakit yang umum dialami oleh pelari jarak jauh. Untuk mengantisipasinya, tetap jaga hidrasi tubuh dan hindari kafein serta makanan berserat sebelum lari.

Selama ini mungkin kamu nggak tahu kalau kebiasaan-kebiasaan di atas bisa berdampak buruk bagi usus. Sebenarnya, kebiasaan sehat yang justru berbahaya bagi pencernaan tersebut tidak perlu dihindari. Kamu hanya harus melakukannya sesuai dengan aturan yang ada.

Dan jika mengalami masalah pencernaan, segera lah mengunjungi dokter agar diberikan perawatan yang tepat.

Penjelasan Ilmiah Mengenai Olahraga Bisa Meningkatkan Kebahagiaan! No More Stress dan Cemas! Mentalmu Juga Jadi Lebih Tangguh, Loh!

Tentu kamu tahu kalo olahraga memiliki segudang manfaat untuk tubuh. Sayangnya, nggak sedikit orang yang malas untuk melakukannya. Padahal, jika rutin dilakukan, aktivitas itu bisa menjauhkanmu dari berbagai penyakit, menurunkan berat badan, memperbaiki postur tubuh dan masih banyak lagi.

Nggak cuma dapat meningkatkan kesehatanmu secara fisik, olahraga ternyata mampu membuatmu sehat secara mental, loh! Berikut penjelasan ilmiah tentang olahraga bisa meningkatkan kebahagiaan yang harus kamu tahu!

Olahraga Bisa Bikin Kamu Lebih Bahagia

Tahu kah kamu bahwa kurang olahraga nggak hanya menyebabkan kondisi fisikmu menurun, melainkan dapat meningkatkan resiko stress? Jadi, kalo kamu tiba-tiba merasa stress dan depresi, mungkin salah satu penyebabnya adalah karena kamu ogah-ogahan disuruh olahraga.

Ketika berolahraga, tubuhmu bakal memompa tryptophan, jenis asam amino yang bisa meningkatkan serotonin alias hormon yang berkemampuan mengurangi kadar stress. Di sisi lain, olahraga juga mampu menaikkan level dopamin dan neropinephrine, yakni dua hormon alami yang bisa memicu perasaan bahagia. Nah, hal-hal di bawah ini bakal terjadi padamu apabila rutin berolahraga:

Suasana Hati Jadi Lebih Baik

Dengan berolahraga setidaknya 10 menit, kamu dapat merasa lebih bahagia, loh! Sebab, saat berolahraga, otak bakal menghasilkan hormon dopamin, serotonin dan neropinephrine. Seperti yang telah disebutkan, ketiga hormon alami tersebut akan membuatmu merasa lebih baik serta bahagia. Jadi, kalo kamu pengen punya mood yang bagus, berolahraga lah secara teratur. Percaya, deh, kalau olahraga bisa meningkatkan kebahagiaan!

1. Stress dan Rasa Cemas Berkurang

Di poin pertama, kan, udah disebutin kalau dengan berolahraga 10 menit, mood kamu bakal meningkat. Nah, efek itu nggak cuma berlangsung saat itu saja, melainkan dalam waktu yang cukup lama. Seiring dengan berjalannya waktu, kamu akan lebih tahan terhadap stress. Depresi dan serangan panik yang sebelumnya kerap kamu alami pun perlahan mulai membaik.

2. Rasa Percaya Diri Meningkat

Minder sama penampilan dan bentuk badan sendiri? Bila nggak segera diatasi, hal ini bisa berdampak negatif bagi aspek lain dalam hidupmu, loh! Dengan berolahraga, kamu bisa merasa lebih kuat dan mandiri. Sehingga, pribadi yang lebih percaya diri pun bakal terbentuk. Tidak hanya itu, olahraga secara rutin juga dapat membuatmu merasakan transformasi pada bentuk serta kebugaran tubuh. Secara nggak langsung hal itu bisa meningkatkan rasa percaya dirimu!

3. Mental Jauh Lebih Tangguh

Tidak cuma fisikmu yang jadi lebih kuat karena berolahraga, mentalmu pun demikian. Dengan mental yang kuat dan tangguh, kamu akan lebih mampu menolerir stress. Makanya, dorong dirimu untuk berolahraga supaya mentalmu makin kuat!

4.Energi Meningkat

Olahraga emang bikin capek kalo belum terbiasa. Sehingga, nggak jarang dari kamu yang enggan melakukannya. Padahal, kalau tubuhmu sudah bisa menyesuaikan diri, efek yang didapatkan justru sebaliknya, loh! Kamu jadi lebih berenergi dan produktivitasmu pun meningkat. Sehingga, segala aktivitasmu dapat berjalan dengan lancar.

5. Tidurmu Jadi Lebih Nyenyak

Yang terakhir, rutin berolahraga setidaknya 20-30 menit per hari bisa membuat tidurmu jadi lebih nyenyak serta berkualitas, loh! Ini berguna banget buat kamu yang masih sering mengalami gangguan tidur, seperti insomnia. Dengan mendapatkan istirahat yang berkualitas, secara nggak langsung, moodmu pun bakal turut membaik!

Masih mau males-malesan kalo disuruh buat olahraga? Kamu bakal melewatkan kesempatan untuk berbahagia, loh! Sebab, apabila dilakukan secara rutin, olahraga bisa meningkatkan kebahagiaan dan membuat hal-hal negatif yang ada pada dirimu hilang!

Gejala Infeksi Virus SARS Pada Manusia

Penyakit SARS (Severe Acute Respiratory Syndrome) pertama kali ditemukan di China pada November 2002. Merupakan salah satu jenis penyakit pneumonia yaitu infeksi saluran pernapasan berat dan disertai dengan gejala pada saluran cerna sebagai akibat dari coronavirus. SARS dapat menyebabkan kematian jika penderita tidak segera mendapatkan penanganan dengan tepat. Berikut adalah gejala infeksi virus SARS pada manusia.

Malaise

Malaise merupakan sebuah keadaan yang terjadi pada tubuh yang terasa tidak enak badan, lemas dan pusing. Setiap orang yang sakit pasti pernah mengalami malaise yang mengindikasikan jika tubuh sedang tidak sehat. Malaise menyerang tubuh seseorang secara fisik dan psikis, tergantung dari penyakit yang dideritanya.

Penderita akan merasa tidak nafsu makan dan badan akan terasa pegal pada bagian-bagian persendian. Selain itu, perut penderita terasa sakit akibat gangguan pada pencernaan misalnya diare, sembelit dan lainnya. Berat badan penderita dapat berangsur-angsur turun jika dibiarkan terus menerus. Efek psikis yang terjadi berupa rasa cemas dan tidak bersemangat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

Myalgia

Gejala infeksi virus SARS berikutnya ialah Myalgia atau nyeri otot. Badan akan terasa kaku, kram dan seperti tertarik pada bagian otot. Rasa nyeri otot bisa sangat menyiksa dan terasa di seluruh bagian tubuh. Nyeri otot bukanlah penyakit tetapi gejala dari suatu kondisi yang dapat mengganggu kegiatan. Dalam hal ini, myalgia tidak boleh dianggap remeh oleh penderita.

Demam

Selain itu, penderita juga bisa mengalami kenaikan suhu tubuh hingga diatas 38 derajat. Penderita akan merasakan demam dengan tubuh gemetar. Demam merupakan sebuah reaksi alami pada tubuh dimana sistem imun melawan infeksi dari virus atau bakteri penyebab penyakit. Demam akan disertai dengan badan berkeringat, menggigil, terasa lemas dan menurunnya nafsu makan pada penderita.

Viremia

Viremia merupakan kondisi dimana virus memasuki aliran darah penderita. Hal ini menyebabkan infeksi pada jaringan tubuh melalui aliran darah yang menyebar ke seluruh tubuh. Hal ini mengakibatkan penderita mampu menularkannya kepada orang lain yang masih sehat.

Sakit Kepala

Rasa sakit kepala akan muncul secara bertahap maupun mendadak.Ada yang ringan dan ada pula yang terasa berat. Sakit yang diderita bisa terjadi dalam hitungan jam dan ada pula yang sampai berhari-hari. Rasa nyeri akan menyebar mulai dari kepala ke wajah, leher dan bahu. Penglihatan menjadi buram, peka terhadap rangsangan cahaya serta adanya suara. Sakit kepala yang terjadi bisa jadi merupakan reaksi tubuh karena masuknya coronavirus.

Batuk Tidak Berdahak

Batuk kering merupakan batuk yang tidak disertai keluarnya dahak atau lendir. Hal ini akan menyebabkan tenggorokan terasa gatal, terlebih di malam hari. Batuk kering biasanya berlangsung lama. Batuk ini menandakan adanya iritasi pada saluran pernapasan akibat dari infeksi coronavirus.

Pilek

Merupakan kondisi gejala infeksi virus SARS lainnya yang ditandai dengan bersin-bersin dan hidung tersumbat. Penderita akan merasa tidak nyaman pada bagian saluran pernapasan. Flu ini juga disertai dengan keluarnya lendir pada hidung penderita. Penderita hendaknya menutup mulut dan hidung saat bersin untuk menghindari tersebarnya virus kepada orang sehat lain. Hal ini dikarenakan coronavirus mampu menyebar melalui udara.

Demikianlah contoh gejala infeksi virus SARS yang terjadi pada manusia. Sebaiknya penderita yang mengalami gejala-gejala tersebut segera melakukan pengobatan. Penderita juga diharuskan mengenakan masker supaya virus tidak semakin meluas. Bagi yang masih sehat juga harus memperhatikan kebersihan diri dengan selalu mencuci tangan menggunakan sabun. Selain itu, juga selalu konsumsi makanan sehat, istirahat yang cukup dan perbanyak minum air putih.