Inilah Beberapa Hal yang Perlu Anda Ketahui Tentang Beasiswa Dikti

Selain beasiswa LPDP, ada salah satu lagi beasiswa dari pemerintah yang juga memiliki peminat tersendiri. Anda pasti pernah tentang beasiswa dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) yang menawarkan beasiswa baik untuk menempuh pendidikan di dalam negeri maupun luar negeri. Jika iya, beasiswa ini sering juga dinamakan dengan nama beasiswa Dikti. Untuk mendapatkan beasiswa banyak orang yang harus mengantri dan beramai-ramai memperebutkannya.

Bagi Anda yang sedang mengincar beasiswa untuk meneruskan kuliah baik di dalam maupun luar negeri, jangan sampai hanya ikut-ikutan teman mendaftar untuk beasiswa dari Dikti. Karena sekedar informasi, beasiswa ini memiliki beberapa kriteria yang harus Anda ketahui sebelumnya.

Baca Juga Artikel Seputar Beasiswa Dikti Lainnya via feed / RSS :

Nah, berikut ini beberapa yang perlu Anda ketahui tentang beasiswa dari Dikti, yaitu :

Beasiswa untuk mempersiapkan diri Anda menjadi dosen setelah lulus

Seperti yang sudah diketahui, beasiswa ini berasal dari Dikti. Jenis beasiswa yang ada bisa dipilih sesuai dengan minat Anda, antara lain Beasiswa Pascasarjana Luar Negeri (BPP-LN), Beasiswa Pascasarjana Dalam Negeri (BPP-DN), dan Beasiswa Peningkatan Kualitas Publikasi Internasional (PKPI). Dari ketiga jenis beasiswa tersebut, ada 2 jenis beasiswa yang diperuntukkan bagi Anda yang ingin menjadi dosen di universitas-universitas terakreditasi di Indonesia, yaitu beasiswa BPP-LN dan BPP-DN.

Sehingga bagi Anda yang hanya ikut-ikutan saja untuk mengikuti beasiswa dari Dikti untuk jenis ini, perlu diketahui bahwa penerima beasiswa ini haruslah berencana menjadi tenaga pengajar atau dosen setelah lulus kuliah pascasarjana.

Mencari tahu persyaratan mengikuti beasiswa yang dipilih

Sebelum mengikuti seleksi cara beasiswa Dikti IDP, sebaiknya cari tahu banyak informasi mengenai persyaratan yang harus dipenuhi agar diterima sebagai salah satu calon penerima beasiswa tersebut. Seperti yang sudah dibahas sebelumnya, salah satu syarat utama mendapatkan beasiswa Unggulan Dosen ini adalah wajib menjadi dosen di perguruan tinggi yang ada di bawah Kemendikbud dan haruslah merupakan dosen yang sudah berstatus tetap.

Terbuka kesempatan bagi Anda yang bukan seorang dosen sebelumnya

Jika Anda bukanlah seorang dosen sebelumnya, tidak ada masalah jika ingin mengikuti program beasiswa dari Dikti. Namun, Anda bisa mengincar program beasiswa Pendidikan Magister menuju Doktor untuk Sarjana Unggul (PMDSU). Namun tentunya dengan memenuhi persyaratan yang sudah ditentukan terlebih dahulu, seperti berikut ini :

  • Bukan seorang CPNS ataupun PNS.
  • Tidak memiliki sertifikat sebagai seorang pengajar.
  • Bersedia menjadi dosen setelah lulus kuliah nanti.
  • Lulusan S1 dengan IPK minimal 3,00 atau lulusan S2 dengan IPK minimal 3,25.
  • Memiliki skor TOEFL minimal 500.
  • Bersedia menjalin ikatan kerja dengan PTP (Perguruan Tinggi Pemerintah) dan PTM (Perguruan Tinggi Masyarakat).
  • Bersedia menjalani masa kerja selama satu kali masa studi normal dan ditambah dengan 1 tahun.

Belajar TOEFL secara mandiri juga tidak masalah

Salah satu syarat mutlak saat mendaftar beasiswa dari Dikti adalah harus memiliki skor TOEFL 500. Tak sedikit yang merasa kesulitan untuk mencapai skor tersebut sehingga harus mengikuti bimbingan belajar dilanjutkan dengan test TOEFL yang memakan biaya tidak sedikit. Bagi Anda yang memiliki dana terbatas, Anda bisa belajar TOEFL secara mandiri di rumah dengan membeli buku latihan TOEFL dan mengerjakan setiap latihan-latihannya.

Baru jika sudah siap dengan latihan yang dilakukan, Anda bisa mengikuti test TOEFL untuk menentukan skor yang sudah diperoleh bisa digunakan untuk memenuhi syarat dalam program beasiswa dari Dikti.

Pantang menyerah

Banyak peminat beasiswa Dikti IDP yang bersaing dengan Anda, sehingga jangan mudah menyerah jika dalam upaya Anda mendaftar menemui kegagalan atau kesulitan di tengah jalan. Ini penting, karena harus siap bersaing dengan ratusan hingga ribuan orang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *